Rabu, 30 Maret 2011

"Cantik itu Relatif Jelek itu Mutlak



Aku ingin terus menerus cantik,sempurna dan seksi.” Ujar KD dalam bukunya My life My Secret.

Cantik? Sempurna ? Seksi?  Ada yang bisa menjelaskan definisi tiga kata yang selalu didambakan oleh banyak wanita itu. Seperti apa sih orang yang dibilang cantik?, adakah orang di dunia ini yang sempurna? Apakah punya body seperti gitar Spanyol itu namanya sexy?

Ternyata wanita yang kita katakan cantik itu, belum tentu cantik menurut orang lain. Suatu ketika seorang teman lagi menyukai seseorang yang dia katakan “cantik”,  komentar saya,”apa yang membuat kamu tertarik sama wanita itu?

”Dia baik hati, menarik, energik, cerdas, apa adanya dan enak diajak diskusi. Bersamanya serasa dunia ini tidak ada masalah. Karena itulah maka saya bilang dia cantik.” teman yang lain  berkata,”Cantik dari mananya? orang item, kurus  gitu koq…”

Di lain waktu, teman lain menyodorkan sebuah foto seorang wanita  kemudian bertanya,”Cantik nggak?” saya perhatikan dengan seksama.di foto itu terlihat seorang  wanita berbusana serba minim. rok Mini, dipadu dengan Tenk Top. warna rambutnya Merah, matanya Biru sepeti mata bule.

Melihat foto itu, kemudian aku berkata,” cantik apanya? lha jelek gini koq…” kawan saya kemudian berkata,”dasar selera kampung! cewek cantik gini dibilang jelek!” aku tertawa. definisi cantik memang berbeda-beda.

Aku setuju dengan pernyataan ini “Cantik itu Relatif dan Jelek itu Mutlak”
Jelek itu absolute,beda halnya dengan cantik yang memiliki arti berbeda-beda tiap orang tetapi satu obyek. 

Sehingga jika cantik dikonversikan ke dalam software, cantik itu Beta version dan Jelek itu stable version.  Dengan demikian, jelek tanpa perdebatan dan cantik debatable. (baca di internet)

Sebuah survey dikalangan masyarakat berusia lanjut yang kelihatan lebih awet muda menunjukkan. 

“ Penampilan awet muda dan panjang umur bukan karena diet, tidak merokok, tidak minum alcohol atau olah raga”. Kuncinya adalah BERSIKAP IKLAS (mengizinkan apapun yang terjadi pada diri mereka)

Manusia itu bersifat unik, Percaya diri dan bahagia akan tumbuh ketika hati mampu menerima keunikan diri sendiri dengan menerima apa adanya.

Sah-sah saja terobsesi punya wajah cantik seperti Penelope Cruz  asal jangan kebablasan . Sebab angan yang jauh dari kenyataan akan menimbulkan ketidakpuasan yang mengakibatkan kekecewaan yang menjadikan obsesif.

Teringat dulu seorang sahabatku bilang “ nggak ada gunanya membahas cantik atau tidak canti” pilihan itu lebih menyangkut pada taste (selera).orang desa bilang Singkong lebih enak dari Keju. Para Pencinta Alam akan mengatakan bahwa Gunung lebih menarik dibanding Mall.

Laki-laki yang baik juga tidak akan tertarik sama wanita-wanita yang sibuk mendadani fisik semata, akirnya disinilah berlaku hukum kepantasan seperti yang dibilang Mario Teguh ( Mario mengutip dari ayat Al Qur’an lho..) “ Wanita yang baik untuklaki-laki yang 
baik.” 

“So ….buat apa kita terus menerus mengejar kesempurnaan?”



3 komentar:

  1. Bagus artikelnya. Saya ada ide bahwa sporty itu cantik di http://www.anakadam.com/2016/08/sporty-itu-cantik/ Terimakasih.

    BalasHapus
  2. Bagus artikelnya. Saya ada ide bahwa sporty itu cantik di http://www.anakadam.com/2016/08/sporty-itu-cantik/ Terimakasih.

    BalasHapus
  3. Menurut saya cantik itu mutlak, jelek itu relatif.😁

    BalasHapus